logo

bg-h4-whiteKolumnis


Sabtu, 21 Mar 2020 | 20:41

Renault Morphoz Concept. Mobil Listrik Canggih yang Bisa Bertambah Panjang.

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Kalau berbicara mengenai mobil crossover adalah penggabungan antara dua jenis mobil yang berbeda menjadi satu, seperti SUV dengan coupe, atau station wagon dengan SUV. Tapi bagaimana jika sebuah mobil yang bisa berubah bentuk (dalam hal ini berubah dimensinya)? Tentu mungkin belum banyak pabrikan mobil yang memikirkan hal tersebut. Tapi pabrikan mobil dari Prancis, Renault, sudah berpikir sejauh itu. Ini diperlihatkan melalui mobil konsep terbarunya, Morphoz.

Menurut pihak Renault, ini merupakan crossover dengan pilar C yang garisnya menyerupai sebuah coupe. Mobil ini dibangun di atas platform baru khusus untuk mobil listrik yang bernama CMF-EV. Platform modular ini memungkinkan sebuah kendaraan listrik memiliki beberapa konfigurasi tenaga, kapasitas baterai, dan daya jelajah yang bervariasi. 

Dan Renault Morphoz Concept ini bisa berubah dimensinya (menambah jarak sumbu roda) sesuai dengan kebutuhan sang pengguna mobil. Ya, Morphoz ini mempunyai dua versi dalam satu body mobil, yakni City dan Travel. Ya, dengan memilih Travel maka dimensi panjang mobil akan bertambah. Tujuannya adalah untuk menambah daya jelajah mobil. Tentu pengguna harus menambah kapasitas baterai. 

Dalam mode City, mobil ini cukup menggunakan baterai berkapasitas 40 kWh, memiliki dimensi panjang 4,4 meter, dan daya jelajahnya mencapai 400 km. Sementara itu untuk mode Travel, akan menambah dimensi panjang Morphoz menjadi 4,8 meter dan membutuhkan kapasitas baterai yang lebih besar, 50 kWh, dan memiliki jarak tempuh berkendara yang lebih jauh, yaitu 700 km. 

Desain eksterior Morphoz terlihat futuristis layaknya mobil konsep lainnya. Pada bagian depan terlihat tim desainer Renault memperbarui Bahasa desain produsen mobil yang berlambang berlian ini. Lampu LED Daytime Running Lights kini terbagi dua sehingga desainnya tidak terlihat berlebihan. Lampu utama LED-nya memiliki bentuk trapesium. 

Menariknya, desainer Renault memberikan aksen berupa garis-garis vertikal sehingga terlihat lampu utama seperti dikurung. Untuk bagian belakangnya, crossover ini terlihat gemuk berkat desainnya yang menggembung. Lampu belakang LED-nya dibuat horizontal dan memanjang dari sisi kanan sampai kiri dan hanya dihalangi oleh logo diamond khas Renault. Tulisan ‘MORPHOZ’ terdapat pada bagian belakang dan diberikan aksen garis-garis vertikal sehingga seolah-olah tulisan tersebut seperti terpenjara.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger. IG: dikarocks

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
Rider
Rider
ZonaVanza
Zonavanza
Mr. OtoMen
Mr. Otome

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter