logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 19 Jul 2020 | 07:35

Nissan Ariya 2022 Siap Saingi Ford Mustang Mach-E dan Tesla Model Y.

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Sejak pertama kali diperkenalkan pada pameran Tokyo Motor Show 2019 lalu, Nissan Ariya yang saat itu masih berupa konsep memang sudah diumumkan akan diproduksi secara massal. Dan dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun dan dalam keadaan pandemic, Nissan berhasil merampungkan proyek mengubah Ariya dari mobil konsep menjadi mobil produksi. Pencapaian yang luar biasa. Memang dari segi desain mobil ini tidak banyak berubah dari versi konsepnya. Tapi, fitur-fitur yang dibawa juga cukup menarik dan inovatif. Dan satu hal penting adalah mobil ini adalah kendaraan listrik. Tentu saja kehadiran Ariya akan mengancam crossover listrik yang sudah muncul duluan, yakni Ford Mustang Mach-E dan Tesla Model Y.

Seperti yang sudah diungkap di paragraf pertama, perubahan Ariya dari versi konsep ke versi produksi massal sangat minimal. Artinya mobil ini memiliki tampang yang mirip dengan versi prototipe. Pihak Nissan juga memperkenalkan bahasa desain terbarunya yang bernama Timeless Japanese Futurism. Pada bagian moncong, tim desainer Nissan mempertahankan bentuk lampu utama LED yang tipis. Di bawahnya terdapat LED Daytime Running Lights yang terlihat menukik ke bawah. Gril radiator absen karena ini adalah mobil listrik. Sebagai gantinya hadir gril dengan efek 3 dimensi ditemani oleh logo baru Nissan yang menyala ketika mobil aktif. Sama seperti dengan bagian depan, bagian belakang Ariya ini terlihat mirip dengan versi konsep dan itu merupakan hal yang keren. 

https://www.carscoops.com/wp-content/uploads/2020/07/Nissan-Ariya-46.jpg

Masuk ke interiornya, pihak Nissan mengatakan bahwa bagian dalam crossover bertenaga listrik ini mempunyai desain seperti sebuah cafe di dalam pesawat. Oleh karean itu, tim desainer Nissan membuat lantai mobil yang datar dan dashboard yang dibuat seolah-olah melayang. Di belakang setir palang dua yang terlihat futuristik adalah panel instrumen digital berukuran 12,3 inci. Dan pada bagian kokpit tengah juga terdapat kayar sentuh dengan ukuran sama yang sudah mendukung update melalui mekanisme OTA (Over The Air). Menariknya, kita tidak akan menemukan tombol-tombol pengoperasian tradisional layaknya mobil-mobil masa kini. Pihak Nissan mengganti tombol pengoperasian dengan 'layar sentuh'. Ketika mobil dalam posisi mati, maka tombol-tombol sentuh tersebut tidak terlihat. Tapi ketika mobil dinyalakan, maka akan menyala sehingga mudah untuk dioperasikan.

Ariya 2022 hadir dengan fitur ProPILOT 2.0 sebagai sistem asisten pengemudi dan ProPILOT Remote Park. Sistem ProPILOT pada dasarkan akan menjaga mobil pada jalurnya dan mampu mengendalikan mobil secara mandiri bahkan ketika kondisi macet di jalan tol. Lalu pada ProPILOT 2.0 memungkinkan pengemudi melepaskan tangannya dari roda kemudi di beberapa kondisi jalan. Sistem canggih ini dilengkapi oleh 7 unit kamera, radar, dan 12 unit sensor sonar ultrasonik.

https://www.carscoops.com/wp-content/uploads/2020/07/Nissan-Ariya-5.jpg

Mobil ini ditawarkan dalam 4 tenaga penggerak yang berbeda. Pilihan paling bawah adalah baterai dengan kekuatan 65 kWh bertenaga 215 hp dan torsi 300 Nm berpenggerak roda belakang. Tipe ini mampu berakselarasi mencapai 100 km/jam dalam waktu 7,5 detik dan kecepatan maksimumnya adalah 160 km/jam. Jarak tempuhnya ketika baterai penuh adalah 450 km. Pilihan kedua masih mengandalkan gerak roda belakang dengan kapasitas baterai 90 kWh. Tenaga yang dihasilkan adalah 239 hp dan torsi sama dengan varian sebelumnya. Angka peformanya untuk mencapai 100 km/jam dari keadaan diam adalah 7,6 detik dan memiliki kecepatan maksimum 160 km/jam. Varian ini mampu menjelajah sejauh 610 km ketika beterai penuh.

Dua varian terakhir mengandalkan gerak empat roda. Tipe yang pertama membawa baterai berkapasitas 65 kWh dilengkapi dengan sepasang motor listrik dan memuntahkan tenaga 335 hp dengan torsi 560 Nm. Untuk peformanya mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 5,4 detik dengan kecepatan maksimal 200 km/jam. Jarak tempuhnya adalah 430 km. Varian terakhir memiliki kapasitas baterai 90 kWh menyemburkan tenaga 389 hp dan torsi 600 Nm. Mobil ini mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 5,1 detik dan kecepatan maksimalnya adalah 200 km/jam. Jarak tempuhnya ketika baterai penuh adalah sejauh 580 km.

Photos: Carscoops


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger. IG: dikarocks

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
ZonaVanza
Zonavanza
Rider
Rider
Otowheel
Otowheel

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter