logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 17 May 2020 | 21:49

Nissan Kicks 2021 Kini Memiliki Teknologi e-Power.

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Di beberapa negara, seperti Amerika Latin dan Amerika Utara peran Nissan Juke digantikan dengan Kicks yang meluncur pada tahun 2016. Meskipun generasi kedua Juke sudah diluncurkan, sepertinya Nissan mengkhususkan crossover kompak tersebut khusus untuk pasar Eropa saja. Dan baru-baru ini produsen mobil asal Jepang ini memperkenalkan facelift dari Kicks di Thailand secara online. 

Perubahan yang dilakukan ada pada sektor eksterior, interior, sampai yang paling besar ada pada sektor tenaga penggerak. Pertama kita bahas dulu sektor eksterior Kicks 2021 ini. Pada bagian moncong Lampu utamanya didesain ulang sehingga kini terlihat lebih ramping. Gril V-Motion khas Nissan juga mengalami perubahan bentuk dimana sekarang menjadi lebih besar. Aksen krom pada gril terlihat lebih tipis dan didominasi oleh warna hitam. 

Bumper depan juga mendapatkan bentuk baru. Pada bumper depan sekarang terdapat saluran udara yang ditempatkan secara vertikal dan lampu kabut baru. Sedangkan untuk bagian belakangnya perubahan hanya pada lampu yang sekarang kini menggunakan LED sehingga mobil ini terlihat lebih modern. 

Pada bagian kabin perubahan yang terjadi terbilang minor. Pihak Nissan hanya meng-update tuas transmisi otomatis, tombol Start-Stop, dan sistem hiburan. Sedangkan untuk sistem keselamatannya dibenamkan SRS Airbag, kantung udara samping, rem ABS dengan EBD dan Brake Assist, electric parking brake, dan masih banyak lagi.

Seperti yang sudah disinggung pada paragraph kedua, perubahan paling besar ada pada tenaga penggeraknya. Sekarang Kicks memiliki teknologi e-Power khas Nissan. Jadi pada dasarnya, Kicks 2021 ini adalah sebuah mobil listrik yang ditenagai oleh motor listrik EM57 bertenaga 127 hp dan memiliki torsi 260 Nm. Baterai yang digunakan adalah lithium-ion dengan kekuatan 1,57 kWh. Hal yang membedakan e-Power dengan mobil listrik lainnya adalah proses pengisian ulang baterai. 

Jika mobil listrik biasanya harus dicolokkan ke listrik untuk mengisi ulang daya baterai, maka e-Power mengandalkan mesin bensin konvensional sebagai generator untuk mengisi baterai kembali. Jantung mekanis yang digunakan berkapasitas 1.200 cc 3 silinder bertenaga 79 hp. Jadi, walaupun tidak membutuhkan listrik untuk mengisi baterai, tapi membutuhkan bensin.  

Photos: Motor 1


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger. IG: dikarocks

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
Rider
Rider
ZonaVanza
Zonavanza
Mr. OtoMen
Mr. Otome

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter