logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 09 Sep 2018 | 21:41

Mercedes EQ Silver Arrow Concept adalah Reinkarnasi dari W125 dengan Tenaga Listrik

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Tahukah Anda bahwa Mercedes adalah pemegang rekor mobil tercepat di dunia pada jalanan umum selama 80 tahun melalui salah satu kendaraan eksperimennya, W125. Pada tahun 1938, mobil dengan body streamline tersebut berhasil menyentuh kecepatan 432,7 km/jam di jalan tol Autobahn A5 yang menghubungkan kota Frankfurt dengan Darmstadt. Mobil kencang tersebut mengandalkan mesin V12 berkapasitas 5.500 cc yang menyemburkan tenaga 725 hp.

Untuk menghormati dan mengingatkan ingatan kita akan mobil legendaris tersebut, Mercedes baru saja memperkenalkan versi barunya, yakni EQ Silver Arrow Concept. Mobil yang berstatus sebagai mobil konsep ini bisa dibilang adalah W125 versi jaman sekarang dengan desain yang lebih futuristik khas sebuah mobil studi.

Mobil dengan panjang 5,3 meter ini dilabur dengan warna silver yang bernama Alubeam Silver. Bentuk Mercedes EQ Silver Arrow Concept ini terinspirasi dari W125 yang hanya berupa garis lurus. Tapi jika W125 buatan 1930-an tersebut tidak memiliki lampu penerang sama sekali, berbeda dengan mobil konsep ini. Pada bagian depannya Gorden Wagener, sang desainer, membubuhkan lampu utama LED berpadu dengan pendaran lampu berwarna biru yang melintang dari sisi kanan sampai kiri. Di sekitar bumper depan serat karbonnya, terdapat sepasang lampu kabut dan emblem ‘EQ Silver Arrow’ pada bagian tengahnya. Hasilnya wajah mobil konsep ini mirip dengan iblis yang siap menerkam.

Dari samping akan terlihat rumah roda yang menggembung menyebabkan mobil konsep ini terlihat sangat berotot. Elemen desain eksterior yang menarik adalah cover ban belakang dan depan yang hanya menutupi sebagian saja. Sementara pelek mobil yang bermotif turbin membuat mobil ini terlihat semakin futuristiik. Untuk menambah kesan sporty sesuai dengan tema yang diusungnya, pihak Mercedes menambah side skirt. Emblem EQ yang berpendar biru jika mobil dinayalakan juga terlihat menyatu dekat dengan ban bagian depan.

Dan untuk bagian belakang, desainer Mercedes menyuguhkan kombinasi desain yang simpel , menarik, dan juga memperhatikan detil teknikal. Kesan simpel coba ditunjukkan melalui lampu belakang yang hanya berupa satu tarikan garis. Kehadiran ‘sirip ikan hiu’ yang berdiri tegak dengan logo three-pointed-star pada bagian ujungnya membuat mobil ini terlihat menarik. Mobil ini juga mempunyai spoiler belakang yang akan muncul secara otomatis seiring semakin cepatnya mobil berjalan.

Karena ini terinspirasi dari mobil eksperimen, maka jangan berharap banyak untuk urusan akomodasi penumpang. Karena mobil konsep ini hanya bisa memuat satu orang saja. Tidak lebih. Pengemudi akan duduk di atas sebuah kursi kulit yang dilabur warna cokelat. Setir yang berbentuk ala mobil masa depan hadir dengan aksen aluminium dikombinasikan dengan aksen walnut. Pada setirnya tersebut terdapat layar sentuh yang bisa digunakan oleh pengemudi untuk memilih mode pengendaraan yang tersedia, seperti Comfort, Sport, dan Sport+. Dan di belakang setir terdapat sebuah layar panorama yang berfungsi untuk menampilkan berbagai fitur, termasuk balapan virtual yang akan menampilkan lawan virtual sebagai rival utama.

Karena mobil konsep ini menyandang nama EQ, maka tak heran jika insinyur Mercedes menyematkan motor listrik ke dalam badan kendaraan ini. Tanpa mesin konvensional. Ya, ini adalah mobil listrik murni yang memiliki baterai berkekuatan 80 kWh dan beberapa motor listrik dengan total tenaga 750 hp. Dengan sekali pengisian baterai sampai penuh, EQ Silver Arrow bisa menjelajah sejauh 400 km. Dan karena ini adalah kendaraan listrik, maka tidak ada suara alami yang akan keluar ketika berjalan. Oleh karena itu pihak pabrikan memberikan fitur suara buatan dengan sua pilihan yang sangat menarik, yaitu suara mobil Formula 1 atau suara mobil Mercedes yang bermesin V8.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


Rilis
Rilis
ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
SW218
Sw218
Otowheel
Otowheel

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter