logo

bg-h4-whiteKolumnis

Minggu, 11 Feb 2018 | 18:05

Mercedes G-Class 2019 Lebih Tangguh. Pertahankan Desain Original

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Penantian itu akhirnya selesai. Ya, setelah lebih dari dua puluh tahun akhirnya Mercedes memperkenalkan generasi kedua dari SUV legendarisnya, G-Class. Buat Anda pecinta otomotif atau penggemar Mercedes-Benz tentu tidak asing dengan SUV tangguh ini yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1979 silam. Mobil ini tak mengalami perubahan secara signifikan sejak itu. Pabrikan asal Jerman tersebut hanya melakukan penyegaran ringan saja. Walau bertampang klasik, tapi penggemar G-Class sudah tersebar di penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Dan pada tahun 2018 ini akhirnya Mercedes meluncurkan generasi kedua dari G-Class. Sama halnya dengan Jeep Wrangler yang juga legendaris, generasi terbaru SUV ini tak banyak berubah dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Sepertinya mendesain mobil ikonik seperti G-Class bukanlah pekerjaan yang mudah bagi desainer Mercedes.

Garis desain SUV ini masih mengotak seperti generasi terdahulu. Lampu utama juga masih membulat tapi kini dibekali dengan LED Daytime Running Lights. Lampu sein yang bernuansa putih tetap diletakkan di samping kap mesin. Perubahan yang terlihat pada bagian moncongnya adalah bumper depan yang lebih membulat dan juga gril yang sekarang bermotif tiga garis tegas horizontal dan ditemani oleh logo three-pointed-star berukuran besar.

Dari bagian samping Anda juga akan melihat kaca jendela yang berukuran besar. Sesuatu yang masih dipertahankan oleh Mercedes untuk G-Class generasi kedua ini. Lampu belakang mobil ini kini sudah menganut teknologi LED meskipun masih berbentuk persegi panjang seperti generasi sebelumnya. Ban cadangan mobil juga masih diletakkan menempel dengan pintu belakang yang merupakan ciri khas SUV sejati.

Jika bagian eksterior mobil masih berkompromi dengan styling retro yang mengingatkan kita pada generasi pertama G-Class, maka tidak untuk kabinnya. Bagian dalam G-Class baru ini berubah total dan terlihat sangat modern. Desainnya terlihat sudah sama dengan line up Mercedes terkini lainnya dengan ditambahkan aksen metalik, trim kayu, dan trim karbon fiber. Sebagai kelengkapan standar, SUV ini hadir dengan panel instrumen analog. Tapi Anda bisa mengubahnya dengan tampilan digital dengan ukuran layar sebesar 12, 3 inci sama dengan layar infotainment yang berada di kokpit tengah. Fitur standar lainnya meliputi jok dengan penghangat, system audio dengan speaker berjumlah tujuh unit, dan beberapa tempat penyimpanan baru agar mobil ini lebih praktis.

Dengan kelengkapan standar seperti itu G-Class terbaru ini diklaim lebih nyaman berkat fitur-fitur yang disematkan untuk mengurangi kebisingan, mengurangi getaran, dan agar lebih empuk. Tapi jika menurut Anda kelengkapan standar masih kurang, pihak Mercedes menyediakan pilihan opsional yang meliputi hadirnya speaker berjumlah 16 unit buatan Burmester, interior berlapis kulit, dan jok dengan Active Multicontour yang dilengkapi dengan penghangat, sirkulasi udara, dan pijat. Jika masih kurang wah, terdapat piliha terakhir yang bernama Exclusive Interior Plus. Paket tersebut menyediakan interior berlapis kulit Nappa pada bagian pintu, dashboard, dan konsol tengah.

Lalu bagaimana dengan kemampunan off-road mobil ini? Pihak Mercedes mengatakan bahwa G-Class baru ini mempunyai kemampuan jelajah medan off-road yang lebih baik dibandingkan dengan generasi pendahulunya. Untuk mencapai hal tersebut mobil ini dibangun di atas sasis ladder-frame dan dilengkapi dengan tiga unit kunci differensial 100 persen. Lalu pada bagian depan sudah menganut suspense independen baru dan as roda depan baru. As roda belakang juga baru sehingga mobil ini lebih tahan banting ketika diajak melibas medan off-road.

G-Class hadir dengan mempunyai approach angle dan departure angle sebesar 31 derajat dan 30 derajat. Lalu juga mempunyai maksimum kedalaman fording 70 sentimeter dan memiliki breakover angle 26 derajat. Fitur menarik lainnya untuk mendukung kegiatan off-road adalah transfer case baru dan mode pengendaraan yang bernama G-Mode. Mode ini mampu menyesuaikan karakter pedal gas, kemudi, dan sistem peredam agar mampu melibas medan berat dengan baik.

Untuk sementara ini G-Class hanya tersedia satu pilihan mesin, yaitu V8 berkapasitas 4.000 cc dilengkapi dengan turbo kembar sehingga mampu memproduksi tenaga sebesar 410 hp dan torsi sebesar 609 Nm. Transmisi yang dipasangkan dengan mesin tersebut adalah otomatis 9-percepatan. Pilihan mesin lainnya diprediksi akan muncul dalam waktu dekat, diikuti dengan versi AMG dan bahkan akan hadir versi listrik.

Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
SW218
Sw218
Rilis
Rilis
Jusripulubuhu
Jusripulu
Cah Bagus
Cah Bagus

Video

Top Artikel Kolumnis

img1
Senin, 19 Feb 2018 - 21:49 wib
Vlog: Cara Setting Dashboard Yamaha Vixion R
img1
Rabu, 14 Feb 2018 - 10:47 wib
Intip Bentuk HOnda Scoopy Versi 2018
img1
Minggu, 18 Feb 2018 - 22:42 wib
Kia Ceed 2019 Hadir dengan Fitur Otonom Level 2
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter