logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 06 Sep 2020 | 15:26

Grand Wagoneer Concept Bawa Jeep Kembali ke Segment SUV Mewah.

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Akhirnya setelah penantian yang sangat panjang ditambah dengan penundaan yang berkelanjutan, Jeep secara resmi memperkenalkan generasi penerus dari Wagoneer. Hadir dengan nama Grand Wagoneer dan masih berstatus mobil konsep, kehadirannya menandakan kembalinya Jeep ke segmen full-size luxury SUV yang telah kosong selama 29 tahun setelah Wagoneer original berhenti produksi pada tahun 1991 silam. Dan jika nanti masuk jalur produksi akan menjadi produk Jeep terbesar secara dimensi menggantikan posisi Grand Cherokee yang menghuni segmen mid-size SUV.

Meskipun menggunakan Kembali nama Wagoneer yang salah satu menjadi ikon di dunia otomotif, tapi sepertinya tim desainer Jeep memutuskan untuk tidak mendesain mobil konsep ini dengan tema retro seperti Dodge Challenger atau Jeep Wrangler. Mungkin hal ini mengecewakan buat orang-orang yang berharap mobil ini mengadopsi beberapa elemen desain Wagoneer lama. Tapi secara keseluruhan Grand Wagoneer Concept ini memiliki desain eksterior yang bagus. 

Dikarenakan ini adalah mobil konsep yang mendekati versi produksi massal, tak usah heran jika Grand Wagoneer tidak tampil nyeleneh seperti mobil konsep pada umumnya. Jadi, kurang-lebih seperti inilah penampilan Wagoneer dan Grand Wagoneer versi produksi nantinya. Pada bagian depan terdapat sepasang lampu utama LED sipit dan di atasnya terdapat lampu LED yang melintang di atas gril radiator dari sisi kanan sampai kiri. Berbicara mengenai gril, mobil konsep ini tetap membawa gril khas Jeep berupa 7 unit bar dengan aksen krom. Diantara kisi-kisi gril terdapat titik-titik lampu LED. Selain itu antara gril dengan kap mesin terdapat tulisan ‘WAGONEER’ yang ikut menyala jike pengemudi menyalakan lampu utama. Menariknya, tulisan tersebut diletakkan di atas area yang berlapiskan kayu jati asli. 

Sayangnya, trim kayu pada bagian samping yang menjadi ciri khas Wagoneer tidak hadir pada mobil konsep ini. Semoga saja pilihan trim tersebut akan hadir pada versi produksi nantinya. SUV mewah ini terlihat gagah berkat penggunaan ban berukuran 24 inci. Pada bagian bawah pintu depan terdapat tulisan ‘GRAND WAGONEER’ berdampingan dengan bendera nasional Amerika Serikat (AS). Keduanya hadir berlapiskan aluminium. Untuk bagian belakangnya, terdapat lampu belakang berbentuk persegi panjang dengan grafik berlatar belakang putih. Lampu belakangnya juga dilengkapi dengan LED stripe yang hampir menyatu dengan sisi lainnya. 

Kesan modern dan canggih langsung terasa begitu masuk ke kabin Grand Wagoneer Concept ini. Elemen klasik dan retro coba ditujukkan oleh pabrikan asal AS ini melalui roda kemudi palang dua berbalut kulit dan lagi-lagi bertuliskan ‘GRAND WAGONEER’ pada bagian tengahnya. Di belakang setir terdapat panel instrumen digital berukuran 12,3 inci. Pada bagian kokpit tengah terdapat layar sentuh berukuran 12,1 inci yang akan menampilkan fitur-fitur multimedia dan lainnya. Di bawahnya terdapat juga sebuah layar sentuh berukuran 10,25 inci yang berfungsi untuk melakukan pengaturan kursi, four-zone climate control, dan lain sebagainya. 

Menariknya, di bagian dashboard penumpang depan juga terdapat layar sentuh berukuran 10,25 inci. Dengan layar tersebut penumpang depan bisa menonton film, berselancar di dunia maya, atau menemukan tempat tujuan dan mengirimkannya ke layar untuk pengemudi. Canggihnya, pengemudi tidak akan bisa melihat apa yang dilihat oleh penumpang depan karena terdapat lapisan khusus di atas kaca layar tersebut. Tak hanya itu saja, penumpang baris kedua juga mendapatkan layar sentuh sendiri dengan ukuran 10,1 inci, dan pada konsol tengah bagian belakang juga terdpat sebuah layar sentuh. Sepertinya Grand Wagoneer Concept ini memiliki layar sentuh lebih banyak dibandingkan Mercedes S-Class terbaru.


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger. IG: dikarocks

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
ZonaVanza
Zonavanza
Rider
Rider
Otowheel
Otowheel

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter