logo

bg-h4-whiteKolumnis


Senin, 09 Sep 2019 | 22:27

Hyundai Grand i10 Nios 2020 Dijual Berdampingan dengan Grand i10 Lawas

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Apakah Anda ingat dengan Hyundai Atoz? Ya,, mobil kecil asal Korea Selatan (Korsel) tersebut memang sempat populer di Indonesia. Tapi kini popularitasnya menurun drastis dan cukup susah menemuinya di jalanan. Dan kini model yang dijual di Tanah Air adalah varian turunan dari i10, yakni Grand i10. Perbedaannya adalah Grand i10 mempunyai dimensi yang sedikit lebih besar dari i10. Baru-baru ini Hyundai India memperkenalkan Grand i10 Nios kepada publik. Hal yang menjadi pertanyaan adalah mengapa pihak Hyundai menambahkan kata 'Nios'? Ini dikarenakan produsen mobil asal Korsel ini akan menjual Grand i10 Nios berdampingan dengan Grand i10 generasi pertama.

Dari segi penampilan, i10 Nios sudah mengaplikasikan bahasa desain terbaru Hyundai yang berupa Cascading Grille. Menariknya, pada gril tersebut ditempatkan juga lampu LED Daytime Running Lights yang berbentuk bumerang. Lampu utamanya berbentuk lonjong secara sekilas terlihat mirip dengan i10 generasi kedua. Untuk bagian belakangnya tidak ada yang spesial. Hal yang mencolok pada bagian ini adalah hadirnya lis krom pada pintu bagasi dan tulisan 'NIOS' untuk membedakannya dengan Grand i10 reguler. Untuk dimensinya, mobil kecil ini memiliki panjang 3.805 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 1.520 mm, dan jarak sumbu roda 2.450 mm. Ini membuatnya terlihat lebih besar dengan Grand i10 generasi sebelumnya.

Pihak Hyundai merombak habis-habisan ketika memgembangkan kabin i10 Nios ini. Jika dibandingkan dengan generasi terdahulu, i10 Nios memiliki desain bagian dalam yang jauh lebih baik. Pada bagian kokpit tengah terdapat layar sentuh LCD berukuran 8 inci yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Di belakang setir palang tiganya terdapat panel instrumen yang merupakan perpaduan antara takometer analog dengan layar digital berukuran 5,3 inci. Untuk sistem audionya Hyundai mengandalkan empat unit speaker buatan Arkamys. Untuk varian tertinggi, konsumen akan mendapatkan setir yang berbalut kulit dengan tombol pengoperasian, wireless charging yang pertama dikelasnya, automatic climate control, sebuah colokan USB, kisi-kisi AC untuk penumpang belakang, glove box, keyless entry yang dipadukan dengan tombol start-stop, kaca spion yang bisa diatur dan dilipat elektrik, dan wiper bagian belakang.

Mesin yang digendong oleh Grand i10 Nios ini adalah bensin berkapasitas 1.200 cc 4 silinder bertenaga 82 hp dan torsi 114 Nm dihubungkan dengan transmisi manual 5-percepatan atau AMT. Terdapat juga pilihan mesin diesel 3 silinder berkubikasi 1.200 cc yang mampu menyemburkan tenaga 75 hp dan torsi 190 Nm. Transmisi yang digunakan sama dengan versi mesin bensin.

Photos: Autocar India


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger. IG: dikarocks

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Elang
Elang
Rilis
Rilis
Dhika
Dhika
Rider
Rider
Mr. OtoMen
Mr. Otome
Otowheel
Otowheel

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter