logo

bg-h4-whiteKolumnis


Minggu, 12 Jul 2020 | 12:03

Citroen C4 2021 Hadir dengan Desain yang Tidak Biasa. Punya Varian Elektrik.

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Citroen dikenal sebagai produsen mobil yang mempunyai kemampuan membuat mobil yang nyeleneh dari segi desain eksterior. Lihat saja Citroen Ami 6 yang dirilis pada tahun 1961 memiliki pilar C yang asimetris. Lalu Citroen GS dan BX yang masing-masing diluncurkan pada tahun 1970 dan 1982 memiliki desain hatchback yang mirip sebuah wagon (dan tentu saja fitur suspensi hydropneumatic yang legendaris). Pada tahun 2004 muncul C4 generasi pertama dengan varian 3 pintu mempunyai pilar C yang mirip dengan Ami 6. Kemunculan C4 Cactus yang berupa small SUV pada tahun 2014 dengan Airbump pada sisi mobil menambah daftar lineup Citroen dengan desain unik. Masih ada lineup Citroen lain dengan bentuk yang out of the box.

Generasi ketiga Citroen C4 ini bisa menjadi salah satu lineup dengan desain yang nyentrik. Karena compact hatchback ini tampil dengan desain tidak seperti hatchback pada umumnya dan dikombinasikan dengan unsur SUV yang gagah. Jika dibandingkan dengan C4 generasi kedua yang terlihat 'tawar' dan membosankan, maka generasi ketiga ini memiliki penampilan yang lebih berkarakter dan menarik. Tim desainer Citroen mempertahankan bahasa desain berupa lampu depan yang terpisah seperti lineup pabrikan Prancis lainnya saat ini. Terdapat tiga LED Daytime Running Lights pada masing-masing bagian lampu depan. Sepasang sejajar dengan logo chevron khas Citroen dan satu lagu terintegrasi dengan lampu depan. Berbicara mengenai lampu depan, Citroen sudah menggunakan teknologi LED Vision. 

Kesan gagah ala SUV diperlihatkan melalui penggunaan body plastic cladding hitam di sekujur badan mobil, rumah roda yang besar, dan ground clearance mobil mencapai 156 mm. Elemen desain C4 3 pintu generasi pertama hadir kembali di C4 baru ini, yakni berupa jendela belakang yang terbagi dua untuk menambah visibilitas. Bentuk lampu belakangnya terlihat cukup rumit yang sepertinya terinspirasi dari mobil konsep Citroen, yaitu Ami One dan 19_19. Pilar C yang melandai mengingatkan saya pada bentuk Citroen GS dan BX yang legendaris tersebut. Untuk dimensinya, C4 2021 ini mempunyai panjang 4.360 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.525 mm, dan jarak sumbu roda 2.670 mm. 

Untuk urusan kabin, desainnya terlihat simpel tapi modern. Pihak pabrikan memberikan elemen grafik pola berupa chevron pada bagian dashboard, pada jok, trim pintu, armrest, kisi-kisi AC, setir, panel instrumen, dan konsol tengah. Panel instrumen sudah digital dan frameless sehingga memberikan efek seperti melayang. Pada bagian kokpit tengah terdapat layar sentuh berukuran 10 inci dan juga ada head-up display. Menariknya, konsumen bisa memilih warna pencahayaan untuk kabin yang disediakan, yaitu Standar, Urban Grey, Metropolitan Grey, Metropolitan Blue, Hype Black, dan Hype Red. Kapasitas bagasi pada hatchback ini adalah 380 liter dalam keadaan standar dan bisa membengkak menjadi 1.250 liter ketika jok belakang dilipat. 

Daftar sistem keselamatan yang dibenamkan ke dalam badan hatchback kompak ini antara lain Active Safety Brake, Collision Risk Alert, Post Collision Safety Brake, Blind Spot Monitoring, Active Lane Departure Warning, Adaptive Cruise Control dengan Stop & Go, Highway Driver Assist (sistem otonom level 2), Coffee Break Alert (aktif ketika berkendara dengan kecepatan diatas 70 km/jam selama 2 jam), Driver Attention Alert, Extended Traffic Sign Recognition and Recommendation, Intelligent Beam Headlights, Color Head-Up Display, Reversing Camera dengan Top Rear vision, dan Park Assist. Lalu fitur menarik yang disematkan adalah Trailer Stability Control, wireless charging, Android Auto, Apple CarPlay, dan masih banyak lagi. 

Pilihan tenaga penggerak yang bisa dipilih adalah bensin, diesel, dana full-electric. Konsumen bisa memilih 6 pilihan mesin bensin dan 2 pilihan mesin diesel. Keduanya mengandalkan gearbox manual 6-percepatan atau otomatis 8-percepatan tergantung mesin yang dipilih. Untuk varian listrik (bernama e-C4) mengandalkan baterai berkapasitas 400V dan motor listrik 50 kWh. Tenaga yang diproduksi adalah 136 hp dan torsi 260 Nm. Pihak Citroen mengatakan bahwa varian elektrik ini bisa berjalan sejauh 350 km dalam keadaan baterai penuh. Varan e-C4 ini mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dari keadaan diam dalam waktu 9,7 detik dan kecepatan maksimalnya adalah 150 km/jam. 


Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger. IG: dikarocks

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
Elang
Elang
Rilis
Rilis
ZonaVanza
Zonavanza
Rider
Rider
Otowheel
Otowheel

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter