logo

bg-h4-whiteKolumnis

Minggu, 02 Jul 2017 | 21:22

Hyundai Perkenalkan Crossover Kompak Pertamanya, Kona

Penulis : Andhika Pradityo
img1

img1

Dhika

Setelah menjadi rumor, kemudian prototipenya tertangkap sedang melakukan uji coba di berbagai belahan dunia, lalu unit finalnya sempat terlihat tanpa kamuflase di area publik, dan teaser-nya dirilis secara resmi, sampai akhirnya mobil berjenis crossover kompak ini tampil secara resmi beberapa waktu lalu.

Ya, mobil yang saya bicarakan pada paragraph pertama adalah Hyundai Kona. Ini adalah compact crossover pertama dari Korea Selatan (saudara sekandungnya dari merk Kia juga sudah diperkenalkan setelah Kona). Mobil ini dipersiapkan untuk berkompetisi dengan teman-teman sekelasnya, seperti Honda HR-V, Nissan Juke, Jeep Renegade, dan Toyota C-HR.

Nama mobil ini diambil dari sebuah pulau di Hawaii. Tapi belum juga diluncurkan nama mobil ini sudah menjadi kontroversial karena ternyata ‘Cona’ di Portugal adalah bahasa slang untuk alat genital wanita. Dan di Norwegia berarti ‘istri’. Akhirnya untuk pasar Portugal, nama ‘Kona’ diganti dengan ‘Kauai’ yang juga diambil dari sebuah pulau di Hawaii.

Lalu untuk urusan gaya, Kona hadir dengan desain eksterior yang agak nyeleneh. Entah apakah ini sebuah keharusan untuk segmen crossover kompak atau hanya kebetulan karena styling Nissan Juke dan Toyota C-HR juga agak aneh. Bagian depannya, mungkin desainer Hyundai terinspirasi dari Jeep Cherokee dan Nissan Juke. Karena terdapat tiga bagian untuk lampunya. Bagian paling atas adalah LED Daytime Running Lights dan lampu sein, lalu di samping gril berbentuk trapesium adalah lampu utama yang juga menggunakan LED, dan yang paling bawah adalah lampu kabut.

Dan pada bagian sampingnya, tidak ada elemen desain yang menarik. Anda tidak akan melihat pilar C yang melayang dan handle pintu belakang yang tersembunyi di pilar C. Penggunaan cladding membuat mobil ini tampak gagah dan berotot. Sementara itu untuk bagian belakangnya, terdapat lampu rem LED berbentuk lonjong. Untuk lampu sein dan lampu mundur ditempatkan di bumper belakang yang mengingatkan saya pada Kia Sportage generasi ketiga.

Bagian dalamnya, warna hitam sangat mendominasi. Tapi karena konsumen yang dituju adalah anak-anak muda, maka Hyundai menambahkan aksen warna-warna yang cukup kece pada jok, kisi-kisi AC, di sekitar tuas transmisi dan tombol start, dan setir. Untuk menarik perhatian anak muda membeli mobil ini tidak hanya bermodal desain saja, tapi juga fitur kekinian. Hyundai Kona ini sudah dilengkapi dengan Android Auto dan Apple CarPlay. Lalu ada juga HD Radio dan 4G telematic.

Fitur menarik lainnya adalah Head-Up Display yang bisa diaktifkan melalui sebuah tombol, lalu akan muncul layar kecil di belakang setir yang akan menampilkan informasi mengenai kecepatan, navigasi, dan sistem keselamatan yang aktif. Lalu juga terdapat wireless charging untuk ponsel Anda dan menjadikan Kona yang pertama menawarkan fitur tersebut di segmen compact crossover.

Mobil funky ini juga dilengkapi dengan berbagai sistem keselamatan, seperti Lane Keeping Assist, dan Blind-Spot Collision Warning yang bisa diaktifkan melalui tombol. Lalu juga ada Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) yang mampu mendeteksi kemungkinan terjadinya tabrakan dan akan membantu pengemudi menghindari kecelakaan, High Beam Assist, Rear Cross-Traffic Collision Warning, dan masih banyak lagi.

Di balik kap mesinnya, pembeli Kona bisa memilih berbagai dapur pacu. Untuk kebanyakan pasar dunia akan ditawakan mesin 2.000 cc 4 silinder yang mempunyai tenaga 147 hp dan torsi 179 Nm dan dipasangkan dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Mobil ini mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 10 detik dan kecepatan maksimumnya adalah 194 km/jam. Untuk Anda penggemar turbo bisa memilih mesin berkapasitas 1.600 cc turbocharged menyemburkan tenaga 175 hp dan torsi 265 Nm dipasangkan dengan transmisi 7DCT kopling ganda 7-percepatan. Mobil ini mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 7,7 detik dan kecepatan maksimumnya mencapai 210 km/jam.

Untuk pasar Eropa, terdapat pilihan mesin 3 silinder turbo berkapasitas 1.000 cc bertenaga 118 hp dan torsi 172 Nm dipasangkan dengan transmisi manual 6-percepatan. Mobil ini bisa mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 12 detik dengan kecepatan maksimum 181 km/jam. Lalu Hyundai juga menawarkan mesin diesel berkapasitas 1.600 cc untuk pasar Eropa. 

Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Dhika
dhika.otojurnalisme.com

pembaca, penulis, penggemar mobil, penggemar Stephen King, blogger

Join Date : Rabu, 07/12/2016 14:25

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
Dhika
Dhika
Mr. OtoMen
Mr. Otome
SW218
Sw218
Jusripulubuhu
Jusripulu
Bagjaisme
Bagjaisme
Cah Bagus
Cah Bagus

Video

logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: redaksi@otojurnalisme.com
Facebook
Twitter